DPRD Garut Minta Pemerintah Jamin Kebutuhan Dasar Korban Pemerkosaan Guru

oleh -145 Dilihat
oleh

KABARGARUT.COM-GARUT  – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Rd M Romli meminta pemerintah menjamin kebutuhan dasar hidup korban pemerkosaan oleh guru di sekolah boarding di Bandung. Ia menyebut sejumlah korban asal Garut itu merupakan dari keluarga kurang mampu.

“Pemkab Garut melalui dinas terkait bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban, jadi, tidak hanya dilakukan pendampingan, baik secara psikologis maupun saat menjalani persidangan,” kata Rd M Romli dalam keterangannya, Jumat 10 Desember 2021.

Ia menuturkan sebanyak 11 santriwati warga Garut menjadi korban tindakan asusila pelaku yang merupakan guru di sekolah agama di Bandung. Korban yang saat ini sudah kembali ke orang tuanya itu, kata dia, harus mendapatkan perhatian serius, apalagi ada korban yang sampai melahirkan dan saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan bayinya.

“Jangan sampai kekurangan itu menambah beban para korban,” kata politisi PKB itu

Ia berharap pemerintah daerah juga memberikan jaminan layanan kesehatan bagi korban yang sedang hamil, maupun yang sudah melahirkan. Jajaran puskesmas setempat, kata dia, dapat berperan aktif untuk rutin memeriksa kandungan maupun bayi yang dilahirkan korban sehingga kondisinya tetap sehat.

“Dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas terdekat melalui para bidan yang dekat dengan rumah-rumah korban untuk memantau kondisi perkembangan ibu dan anak-anak korban,” katanya.

Ia menambahkan persoalan lain yang harus diperhatikan pemerintah daerah yaitu hak pendidikannya karena korban masih usia sekolah atau di bawah umur. “Kami tidak berharap dengan kejadian tersebut pendidikan yang seharusnya didapatkan malah terbengkalai,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.