Modus Penggandaan Uang, 2 Warga Garut Tewas Saat Ritual Memakan Daging Domba di Pantai Santolo

oleh -171 Dilihat
oleh

Kabar Garut,-Dua orang warga Garut meninggal dunia serta seorang warga kritis saat menjalani ritual gaib.

Polisi kini sedang melakukan pengejaran terhadap dukun yang memimpin jalannya ritual.

Kapolsek Cikelet, Iptu Solah Parwani, menyebutkan saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman kasus, menyusul adanya 2 orang yang meninggal dunia serta seorang kritis saat menjalani ritual gaib.

Ritual tersebut disebut-sebut untuk menarik atau menggandakan uang dari alam jin dengan melakukan sejumlah persyaratan.

Dikatakan solah, salah satu persyaratan yang harus dijalani orang yang ingin mendapatkan uang dari alam gaib, yakni memakan daging domba.

Ritual itu dipimpin oleh seorang dukun berinisial A dan dilaksanakan di salah satu penginapan yang ada di kawasan pinggir Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet.

“Saat ini kami sedang melakukan pendalaman menyusul adanya dua orang warga yang meninggal dunia, saat menjalani ritual penarikan atau penggandaan uang dari alam gaib. Kebetulan ritual dilaksanakan di wilayah kami yakni di sebuah penginapan di pinggir Pantai Santolo,” ujar Solah, Senin, 20 Desember 2021.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, tutur Solah, kedua orang tersebut meninggal tak berapa lama setelah memakan daging domba yang disiapkan sang dukun. Memakan daging domba merupakan salah satu bagian dari syarat yang harus dilakukan dalam pelaksanaan ritual gaib tersebut.

Diungkapkannya, selain ada 2 orang yang meninggal dunia, satu orang lainnya langsung sakit setelah ikut memakan daging domba tersebut. Daging domba sebanyak 1,5kg tersebut, diolah dengan cara dikukus dan oleh sang dukun kemudian diberikan kepada tamunya untuk dimakan sampai habis.

Menurutnya, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman apakah 2 orang yang meninggal dunia serta satu orang yang sakit itu, akibat keracunan dari daging domba yang mereka makan atau bukan.

Pihaknya pun telah memintai keterangan dari sejumlah saksi serta telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus ini.

“Untuk membantu proses penyelidikan, TKP yakni sebuah penginapan di pinggir Pantai Santolo kini telah kami beri garis polisi. Kami juga sudah meminta keterangan saksi-saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti antara lain panci, tempat sambal, serta uang yang masih menempel di kardus yang mereka gunakan untuk ritual,” katanya.

Solah menerangkan, dua orang warga itu meninggal pada hari Rabu, 15 Desember 2021 malam. Keduanya adalah Ajat Sudrajat yang merupakan warga Kecamatan Tarogong Kaler dan Nurdin, warga Kecamatan Tarogong Kidul.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Solah, kedua korban diketahui sempat memakan daging domba beberapa saat sebelum meninggal. Tak lama kemudian, kedua korban tak sadarkan diri dan kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat.

 

 

Namun sayang, nyawa kedua orang tersebut tak bisa diselamatkan dan keduanya meninggal setibanya di Puskesmas. Selain dua orang meninggal, ada juga satu orang yang mengalami kritis serta masih menjalani perawatan dan ia juga diketahui ikut memakan daging domba yang diolah sang dukun.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi menyampaikan, kasus ini kini sedang dalam proses penyelidikan. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap sang dukun berinisial A yang memimpin jalannya ritual.

Dari hasil penyelidikan sementara, tambah Dede, pihaknya juga menduga aksi ritual yang dilakukan sang dukun hanya modus dari aksi penipuan yang dilakukannya terhadap para korban. Ia mengaku bisa menarik benda-benda gaib termasuk uang atau disebut juga dengan penggandaan uang.

“Kita sedang lakukan pengejaran terhadap sang dukun yang juga diduga telah menjadi pelaku penipuan dengan modus ritual untuk penarikan uang gaib,” ucap Dede.

Masih menurut Dede, berdasarkan keterangan sementara bahwa ritual ghaib itu dilakukan dengan modus agar para korban mendapatkan uang dengan cara yang mudah melalui media makanan dan kambing. Dari modus tersebut, pihaknya meyakini penipuan tersebut berkedok ritual yang dilakukan inisial A yang mengaku sebagai dukun.***

 

No More Posts Available.

No more pages to load.