Personil PUPR Terpaksa Menyelam untuk Angkat Sampah dan Balok

oleh -70 Dilihat
oleh

Kabar Garut – Tingginya intensitas hujan dengan durasi yang lama, Kamis (18/08) menyebabkan banjir di wilayah kecamatan Garut Kota. Banjir berasal akibat luapan air yang berasal dari drainase jalan yang tersebar di empat (4) titik.

Diakui Kasie Konservasi dan Pengembangan SDA pada Bidang SDA Dinas PUPR Garut, Beny Nugraha, bahwa ketika hujan deras dengan durasi lama, di wilayah perkotaan memang kerap terjadi luapan air ke jalan raya.

Menurutnya, luapan air terjadi di sepanjang drainase jalan di jalan Cikuray di 4 titik, mulai persimpangan jalan Ranggalawe hingga persimpangan persimpangan Ceplak.

“Penyebabnya bukan karena drainase tidak mampu menampung air, akan tetapi akibat bertumpuknya sampah rumah tangga, balok kayu dan saluran yang berbelok serta ukuran bak kontrol yang berbeda,” jelas Kasie.

Penyebab lainnya, tambah Beny, karena adanya penutupan sebagian bak kontrol yang ditutup oleh warga untuk keperluan jalan masuk toko, warung maupun café.

Adapun pengangan yang dilakukan, dirinya bersama Ka. UPT PUPR Kec. Garut Kota, H. Undang Hermawan dan jajarannya melakukan pengangkatan sampah serta balok kayu dari dalam drainase.

“Penanganan paling berat yaitu di persimpangan Pasar Ceplak, karena dengan ketinggian 1,4 meter sehingga seorang personil menyelam untuk mengambil sampah dan balok,” pungkasnya.

Artikel ini dimuat juga pada grahabignews.com dengan judul “Personil PUPR Terpaksa Menyelam Angkat Sampah dan Balok”

Editor : Kabar Garut

No More Posts Available.

No more pages to load.