Ribuan Baglog Jamur Tiram Datang ke Desa Godog

oleh -255 Dilihat
oleh

KABAR GARUT – Masih dalam kegiatan ketahanan pangan dan nabati, seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa didalam anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021 ada program baru yang harus dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa yaitu program ketahanan pangan dan hewani.

Dimana dalam program ketahanan pangan dan hewani dumber dananya berasal dari alokasi dana desa tahun 2021 dengan besaran minimal 20%.

Untuk Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, untuk program ketahanan pangan digunakan untuk budidaya jamur tiram.

Kenapa harus jamur tiram?, Kades Godog, Agus Komarudin menjelaskan bahwa pemelihan budi daya jamur tiram berdasarkan hasil penelitian dilapangan dan prospek kedepanya.

Masih menurut Agus dari segi pemeliharaan tidak terlalu rumit yang penting kelembaban tempat jamur sesuai antara 17-20°C, selain itu hama pun tidak terlalu banyak, jadi bisa dikatakan budi daya jamur tiram tidak merepotkan tetapi tidak berarti bisa seenaknya juga dalam pemeliharaanya, tetapi harus sesuai dengan kebutuhan jamur tersebut.

Selain itu Agus menerangkan bahwa hasil dari laporan asosiasi petani jamur yang ada dikabupaten Garut menyampaikan bahwa kebutuhan konsumsi jamur di Kabupaten Garut sebesar 1,3 Ton perharinya dan baru terpenuhi dari petani jamur yang ada di Garut sebanyak 600kwintal jadi sisanya masih mendatangkan jamur diluar Garut.

Lanjut Agus, atas pertimbangan tersebut dan hasil musyawarah bersama akhirnya Desa Godog mengambil keputusan bahwa budi daya jamur tiram menjadi pilihan dalam menjalankan program ketahanan pangan dan hewani.

Dan hari ini senin, 14 November 2022. Desa Godog mendapat kiriman Jamur tiram coklat sebanyak 5.000 baglog, dari 20.000 baglog untuk bulan ini, jadi butuh 3 hari untuk 3 Kali pengiriman lagi.

Untuk jamur pun yang dipilih jenis jamur coklat, dimana menurut Agus selain sama penanganannya dengan jenis jamur putih, jenis jamur coklat memiliki keungulan lebih terutama dari segi harga jual.

Melihat dari perbandingan harga saat ini untuk harga beli baglog per satu harganya Rp3.000; dengan jumlah perhitungan produktif ialah berat baglog x 0.4, untuk harga jual jenis jamur putih harga per kilonya yaitu Rp12.000; sedangkan untuk jenis jamur coklat harga per kilonya Rp18.000; dan panennya tiap hari selama masa produktif baglognya yaitu 3 bulan.

Dengan peluang tersebut Agus berharap budi daya jamur ini bisa terus berkembang dan kedepannya warga Desa Godog bisa memiliki penghasilan lebih sehingga bisa menutupi kebutuhan ekonominya. (Red_kabargarut)

No More Posts Available.

No more pages to load.